fbpx

Tanda Hamil Keputihan Apakah itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Bagikan Artikel ini:

Tanda Hamil Keputihan Apakah itu Berbahaya Bagi Kesehatan?yuk Cari Tahu!

Tanda Hamil Keputihan Apakah itu Berbahaya Bagi Kesehatan? Tanda Hamil adalah dambaan dan hal yang paling di tunggu-tunggu oleh seorang Ibu, bukan hanya sehari dua hari, bahkan ada yang sampai menunggu kehamilannya bertahun-tahun lamanya. Merupakan kebahagiaan jika tanda hamil sudah terlihat, betapa senangnya seorang Ibu yang menunggu tanda kehamilan tersebut seperti mual, positif pada test pack dan Tanda Hami Keputihan.

Perubahan suasana hati yang dialami ibu hamil akan memicu terjadinya keputihan. Seperti apa tanda hamil keputihan pada awal kehamilan, bahayakah hal tersebut untuk kesehatan ?

Segala Perubahan yang dialami oleh ibu hamil baik itu secara fisik ataupun hormonal akan memicu adanya perubahan. Salah satunya terjadi perubahan wujud hormonal yakni aliran darah pada area kewanitaaan yang makin deras sehingga akan berakibat cairan vagina meningkat .

Meski keputihan sangat lazim dialami ibu hamil yang dikenal dengan istilah leucorrhea. Keputihan ini bukanlah merupakan tanda bahaya yang perlu diwaspadai selama kehamilan. Ibu hamil saat memasuki masa persalian dan menjelang proses melahirkan akan dapat mengalami kondisi ini .

Dan artikel ini akan membahas secara mendalam tentang Tanda Hamil Keputihan, supaya Anda tahu hal ini adalah wajar terjadi pada saat Ibu Hamil. Simaklah penjelasan artikel dibawah ini.

Tanda Hamil Keputihan Apakah itu Berbahaya Bagi Kesehatan

Penyebab Tanda Hamil Keputihan

Tanda hamil keputihan yang dialami oleh wanita disebabkan karena kelembapan vagina yang makin meningkat. Kondisi ini karena ada perubahan hormon estrogen yang terjadi pada awal kehamilan dan di trimester akhir saat menjelang persalinan.

Jika keputihan ini merupakan Tanda Hamil Keputihan maka harus dibarengi dengan gejala-gejala hamil yang lain, seperti mual, telat datang bulan, dan positif pada test pack.Keputihan terbagi menjadi dua yaitu fisiologis dan patologis.

Kali ini kami akan memberitahu perbedaan keputihan sebagai tanda awal kehamilan atau sebagai gangguan kesehatan yang dialami wanita diawal kehamilan .

Perbedaan Tanda Hamil Keputihan

Tanda Hamil keputihan ini masuk pada keputihan fisiologis. Berikut perbedaannya yang bisa anda amati saat mengalami keputihan pada awal kehamilan :

1.Berbentuk Cairan Putih dan Tak Berbau

Ketika anda mengalami keputihan dalam tanda kehamilan. Hal yang umum terjadi yaitu perubahan hormonal yang dialami tubuh. Keputihan berwarma putih dan tak mengeluarkan bau, merupakan salah satu dari tanda keputihan yang wajar terjadi .

Keputihan yang terjadi tidak menyebabkan gatal atau iritasi. Kebanyakan wanita mengalami keputihan di awal kehamilan dan meningkat di usia kehamilan akhir. Keputihan ini berfungsi menghindari area kewanitaan jadi kering yang memicu sensasi kebakar serta gatal .

2.Cairan Putih Keabu-abuan

Hati-hatilah dengan keputihan ini, ada sekresi hormon yang  menyebabkan kelebihan bakteri pada area kewanitaan. Kondisi ini akan menganggu keseimbangan normal bakteri yang nantinya akan menimbulkan infeksi yang dikenal dengan istilah vaginosis bakteri .

Keputihan ini ditandai dengan adanya warna keabu-abuan dan keluar ketika buang air kecil dan juga memicu gatal pada area kewanitaan. Segera konsultasikanlah dengan dokter sehingga mendapat penanganan dan bakteri tak akan masuk ke dalam saluran kelahiran serta rumah janin .

3.Cairan Putih Kekuningan

Selanjutnya yaitu cairan putih kekuningan yang dialami merupakan salah satu indikasi bahwa area kewanitaan sudah ditumbuhi jamur. Terlebih saat sedang hamil adanya produksi estrogen serta progesteron yang meningkat jadi jamur semakin menetap.

Munculnya jamur yang makin berkembang akan menimbulkan cairan kekuningan. Bagi wanita yang mengalaminya akan merasa sakit dan pembengkakan di area kewanitaan .

Untuk itu untuk anda yang merasakan kondisi ini makin parah karena mengalami pembengkakan di sekitar labia dan sensasi terbakar di saat buang air kecil segera konsultasi dengan dokter .

4.Cairan Keputihan Berbusa juga Berwarna

Terakhir yaitu pada wanita hamil muda yang mengalami keputihan dengan memiliki ciri berbusa ,bau busuk , serta berwarna kuning kehijauan. Kondisi ini dipicu oleh parasit Trichomonas vaginalis. Kondisi ini ditularkan secara seksual. Segera konsultasikan dengan dokter jadi tidak menganggu kenyamanan saat kehamilan .

Perbedaan Tanda Keputihan Yang Berbahaya

Keputihan jenis ini adalah keputihan yang tidak normal dan harus Anda waspadai. Beberapa keputihan jenis ini adalah sinyal penyakit di organ kewanitaan atau daerah rahim. Jika keputihan patologi terjadi pada ibu hamil, salah satu risikonya adalah gangguan kesehatan pada bayi.Keputihan yang tidak normal ini bisa disebabkan oleh infeksi bakteri atau penyakit-penyakit tertentu.

Ciri-ciri keputihan tidak normal adalah:

Keputihan dengan lendir berwarna cokelat atau mengandung darah

Keputihan yang pastinya membuat anda panik.Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur. Tetapi tetap perlu diwaspadai karena walau jarang, kondisi ini bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.

Jika dibiarkan, kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.

Keputihan dengan lendir berwarna hijau, kuning, atau berbuih

Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit Trichomonas vaginalis. Lendir akibat infeksi ini biasanya berjumlah banyak, berbau amis, dan disertai rasa perih saat buang air kecil.

Pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina serta nyeri saat buang air kecil dan berhubungan intim juga akan dialami oleh penderita trikomoniasis. Infeksi ini juga dapat diatasi dengan antibiotik.

Keputihan disertai luka melepuh di sekitar genital

Penyebab jenis keputihan tidak normal ini biasanya adalah herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan yang terasa sakit di sekitar organ intim.

Metode pengobatannya dilakukan dengan konsumsi tablet antivirus. Namun, kekambuhan mungkin terjadi karena virusnya tetap berada dalam tubuh pengidap meski gejala-gejalanya sudah hilang.

Keputihan dengan lendir kental, berwarna putih, dan disertai rasa gatal

Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur pada vagina. Indikasinya berupa lendir yang kental, tanpa bau, dan berwarna putih seperti susu kental. Gejala-gejala lain yang menyertainya dapat berupa rasa gatal dan perih di sekitar vagina.

Infeksi ini tidak menular melalui hubungan seks dan dialami oleh sebagian besar wanita. Pengobatannya dapat dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.

Keputihan dengan lendir encer berwarna putih atau abu-abu dan berbau amis

Perubahan keseimbangan pada jumlah bakteri normal di vagina dapat menyebabkan vaginosis bakterialis. Lendir keputihan yang muncul akan berbau amis, encer, dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.

Keputihan disertai rasa nyeri atau pendarahan

Rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil serta munculnya pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seks yang menyertai keputihan, dapat mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia).

Keputihan dapat dikatakan sebagai tanda kehamilan yang sehat saat anda mengalami keputihan bening, tidak menimbulkan gatal , tidak berbau,  sensasi panas seperti terbakar di area kewanitaan.

Nah, bagi anda yang mengalami keputihan selain yang disebutkan cirri-ciri tersebut sebaiknya anda periksakan atau konsultasikan kepada dokter. Dikhawatirkan akan menganggu kesehatan anda saat kehamilan berlangsung.

Bagikan Artikel ini:
error: Content is protected !!